[FF] Romantic *Part 7 of ?*   67 comments


Romantic

.

Cast =

  • ____ as YOU
  • Jonghyun SHINee
  • Key SHINee
  • etc..

Part 7

.

Cinta datang tanpa suara…

Diam tapi penuh makna..

.

.

[Author POV]

Key memikirkan bagaimana ia bisa jatuh cinta pada ___. Teman sekantornya yang pada awalnya ia anggap rival itu. Semua itu bermula saat pertama kalinya Key melihat wajah ___ yang sedang tersenyum. Hatinya bergejolak menimang getaran yang baru pertama kali ia rasakan. Memandang bagaimana indahnya bibir itu terangkat membentuk senyuman. Ia merasa siapa pun yang melihat senyum itu akan turut merasakan kebahagiaan. Ia ingin menjadi orang yang slalu berada di samping ___. Membahagiakan ___ agar dapat tersenyum setiap saat.

Baru kali ini ia merasakan rasa ingin melindungi seseorang, menjaga dan membahagiakan setulus hatinya. Ia sedih ketika melihat ___ sedih. Ia sedih ketika ___ bahagia bukan karena dirinya. Egois memang. Tapi, ia hanya ingin ___ sedih dan bahagia karena dirinya, bukan orang lain yang jelas-jelas telah mencampakan ___.

Terlepas dari semua yang dia inginkan, ia benci sekali mengakui bahwa hati ___ sudah menjadi milik orang lain. Ia juga benci bagaimana ___ memberi celah kecil untuknya dapat memiliki perasaan ini.

Key tersenyum miris memandang pantulan wajahnya di cermin. Ia merasa seperti penghianat. Ia mengkhianati hatinya sendiri. Setiap saat ___ merasa di campakan oleh Jonghyun, ia selalu bisa meminjamkan bahu dan dadanya menjadi tempat gadis itu menangis. Ia meminjamkan telinganya mendengarkan keluh kesah ___. Dan ia merelakan hatinya menyaksikan itu semua. Padahal ia tau dan sadar hatinya berteriak dan meronta karena tersiksa.

Di sisi lain ia tidak bisa membiarkan ___ terus-terusan disakiti Jonghyun. Tapi ia juga tidak bisa memaksakan ___ untuk mencintainya.

Berkali-kali Key mencoba tegar. Berkali-kali ia mencoba melupakan perasaannya. Namun semakin ia mencoba, semakin kuat pula perasaan itu mengakar kuat di dirinya.

Walau begitu, otaknya memerintahkan untuk tetap setia menunggu. Menunggu sampai ___ menyadari kehadirannya.

.

“Dengan begini, semua rencana ku untuk menghabisi si tua Kim itu akan berjalan sempurna. Setelah dokumen illegal ini kuserahkan pada dewan direksi, tamatlah riwayat Tuan Kim yang terhormat itu” (Baca: Tuan Kim = appa nya Jonghyun).

Choi Minho yang memendam amarah begitu rupa pada Tuan Kim memang sudah sejak lama berencana akan menghancurkan karir pria tua itu. Ia masih tidak terima keputusan rapat komisaris beberapa bulan yang lalu. Ia yang sebelumnya adalah kaki tangan langsung ketua komisaris harus turun jabatan menjadi pegawai biasa. Masih dapat Minho ingat dengan jelas bagaimana ekspresi dan kalimat yang Tuan Kim ucapkan usai rapat.

“Kau sudah bukan anak buahku lagi. Anggap saja kita tidak pernah mengenal”

That’s it. Dan itu sangat membuat Choi Minho kecewa. Ia rela menukar waktu dan hati nuraninya hanya demi mendapatkan kepercayaan Tuan Kim sang ketua komisaris. Ia menutup hati nuraninya melakukan sesuatu yang tidak halal demi mendapat posisi yang lebih baik di perusahaan. Dan apa yang sekarang ia dapat? Hanya seorang pegawai bawahan yang dapat di perintah semaunya?! Bukan! Bukan ini akhir yang ia inginkan. Jika ia harus merasakan penderitaan seperti ini, maka ia harus turut serta membawa Tuan Kim itu dengan melaporkan kecurangan-kecurangan yang selama ini ia lakukan.

“Minho apa kau tidak keterlaluan? Kau cuma punya dendam pada Tuan Kim, tapi kenapa harus melibatkan Jonghyun juga?”

Se Kyung memikirkan Jonghyun yang pasti akan sangat mengutuk dirinya.

“Ayah dan anak sama saja!! Kau tau kenapa adikku bunuh diri?” Se Kyung menggeleng pelan.

“Itu semua karena.. Jonghyun mencampakan adikku! Dia lebih memilih temanmu ___  dibandingkan adikku.. ”

Se Kyung tersentak kaget. Tak terasa air matanya mengalir turun ke pipinya yang putih. Ia baru sadar, betapa bodoh dirinya hingga bisa mencintai pria di hadapannya ini.

Kenapa hidup bisa begitu tidak adil seperti ini?

“Turunkan aku disini sekarang..”

“M..mwo?”

“Aku ingin turun. Aku tidak mau ikut bersamamu…”

“Yaa! Shin Se Kyung? Apa yang kau bicarakan? Kau sudah berjanji padaku! Kau mencintaiku kan? Kita harus lalui ini bersama…” Nada bicara Minho melembut. Se Kyung selalu luluh oleh jurusnya yang satu ini. Dan ia membulatkan tekad untuk tidak akan terpengaruh lagi.

“Minho..”

“Apa kau mencintaiku??” Tanya Se Kyung lirih.

Betapa bodoh dan pengecutnya Se Kyung, ia baru sadar selama ini dimanfaatkan oleh pria yang dia cintai tanpa ia tau apakah pria ini mencintainya atau tidak. Ia menukar kebahagiaan temannya demi cintanya pada pria ini. Ia merasa malu, putus asa dan sedih bercampur satu dalam hatinya.

“Aku bertanya padamu Minho.. Apa kau mencintaiku atau hanya memanfaatkanku?” Se Kyung terisak. Matanya merah menatap nanar ke arah Minho yang masih membisu.

Se Kyung termenung memikirkan apa sebaiknya ia menjadi orang jahat dan pergi bersama Minho, atau sebaliknya. Se Kyung menimbang-nimbang sebaiknya jalan mana yang akan ia ambil.

“Kalau kau tidak bisa menjawabnya, turunkan aku disini sekarang juga..” tanpa sadar Se Kyung berkata dengan nada yang lebih tinggi.

Bukannya berhenti, Minho malah menambah laju kecepatan mobilnya.

“Minho aku mohon, kalau kau memang mencintaiku, biarkan aku turun disini.”

Se Kyung mengguncangkan tubuh Minho yang tidak sedikitpun bergeming.

HaeRa menangis kencang, mungkin tidak tahan melihat ayah dan ibunya bertengkar.

“Aku tidak pernah mencintaimu.. Puas?! Dan suruh anakmu itu diam!”

Semua persendian Se Kyung lemas. Hatinya pedih. Bagai tertusuk ribuan sembilu. Ia mengusap air matanya yang kian deras meluncur.

Hingga tiba-tiba cahaya menyilaukan membutakan matanya. Terdengar suara dentuman benda keras memecah fajar.

Se Kyung dapat dengan jelas melihat Minho bersusah payah keluar dari mobil yang terbalik setelah sebelumnya mengambil tas Se Kyung.

Hal terakhir yang ia dengar sebelum menutup mata adalah tangisan HaeRa yang terdengar kencang di dekapannya.

.

Cahaya matahari dengan malu-malu menyelinap masuk ke celah jendela kamar ___. Ia mengerjapkan mata mungilnya beberapa saat kemudin kembali memejamkan matanya. Masih tergambar jelas di memorinya kejadian beberapa jam yang lalu.

Ia memegang erat dadanya seolah dengan cara itu ia dapat menutup lubang dihatinya yang kembali menganga. Semua mimpi dan angan yang sempat ia pupuk bersama Jonghyun sirna. Hari-hari kosong dan kelabu terhampar di hadapan ___. Pertanyaannya, siapkah ia menjalani ini semua? Relakah ia melepas Jonghyun?

Jika saja ada benda yang bisa digunakan untuk menuang luka ini, ia akan mencarinya.

[ ___ POV]

Jonghyun..

Terus menerus aku memikirkanmu. Seolah aku merasa kau sekarang ada di kamarku. Terus menerus aku mencintaimu, menyayangimu, memaafkan semua sikap burukmu padaku. Tapi apa pedulimu? Apalagi yang harus aku lakukan agar kau berpaling padaku? Tolong katakan Jonghyun!

(Bunyi Hp)

Handphone ku berbunyi. Aish. Siapa yang mengganggu pagi-pagi begini?

>> From: Key

Morning..

Bagaimana keadaanmu?

Aku menarik nafas dalam sementara mengetik balasan untuk Key.

>> To : Key

I’m fine.. J

.

Key.. dia juga pasti merasakan sakit seperti yang aku rasakan. Bagaimana rasanya mencintai orang yang tidak menginginkan kita?

Aku yakin kebahagiaan akan hadir bagi mereka yang menangis, bagi mereka yang tersakiti.

.

[Author POV]

Jonghyun melangkah pelan keluar dari kamarnya. Pagi itu ia bermaksud membangunkan istrinya yang ia kira ada di kamar anaknya.

Cklek.

Pintu di hadapannya terbuka. Tanpa dilihatnya sosok Se Kyung di sana. Hatinya galau begitu dilihatnya salah satu dari anaknya lenyap. Ia berbalik dan agak sedikit terkejut melihat para pembantunya berjejer rapi di depannya.

“Ada apa? Kenapa kalian semua berkumpul disini?” Tanya Jonghyun heran.

“Nyonya pergi tuan..” celetuk salah satu pembantunya.

“Mwo? Pergi kemana? Kemana dia tidak pamit padaku?” Jonghyun bertanya dengan nada sedikit kesal.

“Mianhamida tuan, kami tidak tau..”

Alis sebelah kiri Jonghyun terangkat. Merasa ada yang tidak beres, ia segera memeriksa lemari pakaiannya. Alangkah terkejutnya saat ia mendapati satu koper yang ada disana raib berikut baju-baju Se Kyung. Dan yang lebih mengejutkannya lagi ia melihat pintu brangkasnya yang terbuka. Dia memang ingat pernah memberitau kode keamanan lemari penyimpanan  itu. Tapi ia tak menyangka kalau Se Kyung akan melakukan perbuatan seperti ini.

Jonghyun mengepalkan kedua tangannya. Ia berjalan keluar kamar dengan amarah yang menggebu-gebu.

“Mianhamida tuan. Tadi malam sekitar jam 3 pagi saya sempat melihat Nyonya keluar kamar dan…”

“Bukannya sudah aku bilang berkali-kali pada kalian, jangan sampai lengah sedikitpun!! Lihat akibat dari perbuatan kalian! Bukan saja aku kehilangan anak dan istriku, tapi juga semua dokumen-dokumen penting milik ayah!” teriak Jonghyun yang nyaris hilang kesabaran. Jujur teriakan Jonghyun lantas membuat para pembantunya menciut.

“Kami sudah lapor polisi tuan..” ucap salah satu pelayannya yang lain.

“Lalu bagaimana? Sudah ada laporan dari polisi?”

Para pelayan serentak menggelengkan kepala mereka *author ngakak ngebayangin bagian ini..wkwk*

“Aish.. Tolong siapkan mobil!! Dan jangan lapor apa-apa pada ayahku.”

“Saya mengerti tuan”

Jonghyun berjalan goyah ke kamarnya. Ia menenangkan diri sejenak. Tak lama setelah itu, ia masuk ke kamar mandi. Berharap seemmua bebannya luruh di bawah guyuran air.

Tak perlu waktu lama untuknya bersiap-siap pergi kerja. Dalam waktu 20 menit, jas, kemeja sepatu, dll melekat di tubuhnya. Ia menengok ke kamar anaknya. Mengambil alih ChaeRi dari gendongan baby sitter. Ia menimang anaknya sebentar. Merasa kasihan pada anaknya itu karena ditinggal oleh sang ibu dan saudaranya. Jonghyun mengusap lembut dahi anaknya dan menciumnya. Kemudian ia menyerahkannya kembali ke baby sitter. Ia segera masuk ke mobil dan melaju menuju kantornya.

(Bunyi HP)

Ia melirik Handphone-nya yang ia taruh di dashboard.

“Yoboseo”

“Ne.. sudah ada kabar tentang Se Kyung dan anakku?”

“Minho? Choi Minho?”

“Hm.. Gamsahamida ahjussi. Ne..”

Jonghyun membenturkan kepalan tangannya di atas setir. Ia sangat tak habis pikir. Kenapa Choi Minho membawa pergi Se Kyung dan anaknya. Adakah hubungannya dengan dokumen milik ayahnya itu?

Perasaan Jonghyun makin kacau. Ia segera melajukan mobilnya dengan cepat menuju kantor tempatnya bekerja.

.

—Disebuah kamar dengan nomor 55-C *emang ada? Author ngayal bgt*

Shin Se Kyung terbangun dengan susah payah. Ia merasakan sakit di sekujur tubuhnya. Perlahan ia membuka matanya. Se Kyung mengedarkan pandanganya ke sekeliling ruangan. Ruangan serba putih dengan bau-bau aneh yang menyengat.

Ia ingin berteriak memanggil siapapun untuk memastikan berada dimana ia sekarang. Namun tenggorokannya tercekat. Ia mengkhawatirkan nasib HaeRa yang entah bagaimana keadaannya.

“Tolong..” suaranya serak dan lemah.

“Tolong! Tolong!” Se Kyung berusaha memanggil dengan keras.

“Ada apa nyonya?” kata seorang suster.

“Anak saya ada dimana suster?”

“Anak anda baik-baik saja nyonya. Sekarang sepertinya sedang tidur.” Jawab suster itu ramah. Se Kyung mencoba bangkit berdiri.

“Tolong anda jangan bergerak terlalu banyak dulu” sergah suster itu cepat. Dengan cekatan suster itu membantu Se Kyung berbaring.

“Suster, kalau sesuatu terjadi pada saya, tolong rawat anak saya..” pinta Se Kyung sambil terisak.

“Anda jangan berkata seperti itu nyonya. Saya mohon anda harus istirahat.”

“Aku mohon pada anda suster. Berjanjilah suster.” Mohon Se Kyung lirih sambil menggenggam tangan suster itu erat.

“Ye nyonya..”

………………

“Dokter Lee”

“Ada apa suster?”

“Pasien di kamar 55-C. keadaannya gawat.”

“Apa yang terjadi?”

“Denyut nadinya melemah” jawab suster itu.

“Oh, baiklah, mari kita bawa ke ruang UGD” kata dokter Lee.

Se Kyung sekarang berada di ambang hidup dan mati. Nyawanya sudah tak tertolong lagi. Akibat benturan keras di kepalanya yang membuat darah membeku di sekitar otaknya. *ngayal abis* Ia merasa pandangannya mulai kabur. Tidak lama kemudian, kegelapan menelannya.

.

“Choi Minho…” Minho terus saja berjalan menyusuri koridor bandara dan mengabaikan panggilan yang ditujukan padanya itu. seseorang berseragam polisi menghampirinya dan kembali menyerukan namanya.

“Choi Minho-ssi” teriak suara itu.

“Tidak usah berteriak! “ balas Minho berteriak.

Polisi menatapnya tidak suka tapi Minho malah menantangnya dengan membulatkan matanya.

“Anda harus ikut dengan kami tuan. Berdasarkan laporan tuan Kim Jonghyun, anda dituduh telah melakukan tindak penculikan dan pencurian. Dan kami akan meminta keterangan dari anda.”

“Cih! Penculikan?” celetuk Minho sinis.

“Mari ikut kami.” Tanpa perlawanan yang berarti Minho pun dibawa serta oleh polisi – polisi itu.

.

Malam itu setelah mendapat kabar tentang Minho, Jonghyun terduduk lemas di kursinya. Ia menatap kosong ke arah makan malam di depannya. Pikirannya terus-terusan menyebut-nyebut nama Se Kyung dan Haera. Bagaimana keadaan anak dan istrinya itu? dimana Haera. Ia sedih sekali. Hatinya galau. Pikirannya kusut.

Setelah menghabiskan makanannya, Jonghyun bergegas mengambil kunci mobilnya dan pergi keluar rumah. Ia ingin mencari ketenangan

—- di sebuah bar

Pria itu menuang cairan dari dalam botol ke dalam sebuah gelas, menghabiskannya dalam sekali teguk. Pandangan matanya tak beralih dari hingar bingar bar yang menghampar di hadapannya. Banyak wanita yang mencuri pandang ke arahnya. Bahkan tak jarang ada wanita yang dengan terang-terangan menggodanya. Meski begitu, ia tak pernah punya niat untuk bangkit dari duduknya dan mencari kehangatan.

Jonghyun mengusap dahinya, mengingat rasa sakit hatinya yang membuatnya lari ke tempat ini dan merenung. Merenungi sebab-sebab mengapa hidupnya ini penuh dengan masalah. Ia stress. Depresi.

Jonghyun benar-benar terpuruk sekarang. Dia sadar dia mencintai ___ dan sudah menyakiti ___. Dia menyesali setiap huruf yang keluar dari mulutnya di malam naas itu. jonghyun kembali menenggak minuman keras yang ia sendiri tidak tau namanya.

Untuk beberapa lama ia tertunduk. Air matanya menggenang di pelupuk mata.

.

Semua pekerjaan ___ sudah selesai. Setelah dua hari mangkir alias bolos kerja, ia harus menyelesaikan beberapa tumpuk data yang harus di input. Ia menghela nafas sembari meregangkan otot-ototnya. Ia menyandarkan kepalanya ke kursi. Melepas sepatunya, kemudian mengangkat kakinya ke meja. Dengan malas ia mengambil handphonenya dari dalam tas.

Di tatapnya wallpaper di hp nya. Fotonya bersama jonghyun yang belum juga ia hapus. Padahal menghapus foto tidak sesusah menghapus ingatan. Namun tetap urung ia lakukan.

Ia meneguk kopinya sambil berusaha mengumpulkan energinya. Waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. Sejujurnya ia lelah dan ia ingin pulang ke rumah orang tuanya. Tapi perasaannya tidak enak. Ia memutuskan untuk minum sebentar sebelum pulang ke apartemennya.

.

____ berjalan mencari kursi yang masih kosong. Namun, ia menyadari ada sesorang yang familiar duduk tidak jauh dari posisinya sekarang. Dengan tidak yakin, ___ merangsek maju mendekati pria itu.

“Oppa?” Tidak ada jawaban. orang itu tetap menekan-nekan tulang hidungnya, dan memejamkan matanya seakan sedang berpikir keras.

“Jonghyun Oppa…” ___ mengguncang tubuh Jonghyun dan membuat si empunya nama menoleh.

“____-ah..” ___ tersenyum lalu duduk di depan Jonghyun. Ia merasa harus tau apa yang membuat Jonghyun sampai seperti ini. Walaupun ia masih sakit hati, tapi ia merasa harus peduli pada Jonghyun.

Jonghyun terus menatap ____ didepannya, perlahan raut wajahnya berubah. ___ yang bingung memberinya senyuman lebar. Jonghyun terus menatapnya tanpa bergerak sedikit pun. Membuat ___ semakin bingung. ___ beringsut duduk di sebelah Jonghyun. Namun, tiba-tiba saja ekspresi Jonghyun berubah, Airmatanya jatuh begitu saja. Tanpa berkata apapun, ia menangis hingga mengeluarkan suara, bukan terisak lagi. Benar-benar menangis. Baru kali ini ___ melihat pria menangis hingga seperti itu.

___ panik. Ia mencoba menenangkan Jonghyun. Setelah tangis Jonghyun mereda, ia mengajak Jonghyun keluar bar dan duduk di taman tak jauh dari sana.

“Ada apa oppa? Ceritakan padaku. Kenapa oppa menangis ?” Tanya ___ sabar.

Jonghyun menghela nafas berkali-kali sebelum berbicara.

“Hidupku hancur…”

“Kenapa oppa? Kenapa bisa begitu? Ceritakan padaku. Ceritakan semuanya”

Perasaan ___ campur aduk, ia sangat senang orang yang ia cintai ada didepan matanya, namun ia bingung mengapa Jonghyun menangis, ada apa dengannya?

“Aku sedih karena berpisah dengan Haera. Dan aku kasihan pada ChaeRi karena harus kehilangan omma sekaligus onnie-nya..“

“Bagaimana bisa oppa?”

Jonghyun pun menceritakan semua yang terjadi kemarin hingga cerita Minho tertangkap.

“Aku tidak tau lagi harus berbuat apa? Aku putus asa..” lanjut Jonghyun yang sudah sedikit tenang.

“Aku mengerti oppa. Saat aku punya anak nanti, aku juga tidak mau dipisahkan dengannya. Lagipula, Minho sudah tertangkap. Dan polisi masih mencari keberadaan Se Kyung. Kita tunggu saja kabarnya. Bersabarlah oppa..”

“Tapi bukan hanya itu yang membuatku sedih…”

“Ne?”

“Sebenarnya, aku mencintai seorang wanita. Tapi wanita itu sedang dekat dengan pria lain. Membuatku patah semangat untuk mengejarnya kembali. Apalagi sepertinya wanita itu sudah tidak mencintai ku lagi. Aku sudah tidak punya harapan.”

___ terkejut mendengarnya. Matanya panas.

“Kenapa kau tidak mencoba mengejarnya lagi?”

“Karena aku sudah menyakitinya berkali-kali. Aku tidak yakin ia masih mau bersamaku. Setelah ditinggal Se Kyung dan HaeRa, sepertinya aku akan kehilangan wanita itu..”

Siapa wanita yang dimaksud Jonghyun? Pikir ___. Kalau bukan Se Kyung yang dimaksud..apakah dirinya?

“Kau harus mencobanya lagi oppa. Jangan putus asa.” Jonghyun menundukan kepalanya.

“Benarkah aku harus mencobanya lagi? Apakah dia akan menerimaku?”

“Aku pikir begitu oppa.” Tidak ada wanita yang akan menolakmu.

Jantung ___ berdegup kencang. Dadanya sesak, seakan tidak ada oksigen yang masuk ke dalamnya. Paru-parunya terasa bocor.

Jonghyun mengangkat wajahnya, menatap ___ dalam-dalam.

“Aku mencintaimu ___. Sangat mencintaimu. Tapi aku tidak ingin menyakitimu lagi” lirih Jonghyun.

___ tersentak. Keringat dingin keluar dari tubuhnya.

“Stay with me please… Jangan tinggalkan aku lagi ___-ya”

___ bimbang. Bisakah ia menerima Jonghyun kembali? Jujur ia tidak sanggup membiarkan Jonghyun terpuruk seperti ini. Lalu bagaimana dengan Key. Orang yang slalu berada disisinya disaat ia dicampakan Jonghyun. Siapa yang akan dia pilih…?

— To be continue…

*Author’s note

Gimana chapter yang ini? Suka? Aneh? Gaje? Mohon komentarnya ya.. ^^

Penasaran siapa yang nanti di pilih sama ___ ?

Tunggu next chapter ya..

Posted 19 Juni 2011 by MVP in Fan Fiction, SHINee

Tagged with , , , , , , ,

67 responses to “[FF] Romantic *Part 7 of ?*

Subscribe to comments with RSS.

  1. galau thor,,pengen’y brakhr dgn key..haha
    jjong ma sekyung ajah,walau ga rela..
    Aih pnasaran!

  2. ya nih……….ku pengennya ma key aja..gtw knp soal jong oppa dah nyakitin hati nya____kan pasti sakit lgi hatinya…

  3. bingung jg sich klo d sruh mlih jonghyun ma key
    hehehe
    d tunggu lanjutannya y author

  4. Annyong author, ceritax makin seru. Minho jahat bgt udh memperalat saekyung pas kecelakaan ditinggal gitu aja. Ak berhrp endingx ma key coz dia udh berkorban bt pemeran utama. Trus jonghyun ma pemeran cew baru yang wajahnya mirip saekyung aja… Tp terserah author gimana bgusx. Coz smpai sekarang suka bgt ma ff ini. Tetep lanjutin y… Hwaiting author ^^

  5. pilih jonghyun aj.. biar key sama aku…*plakkk

    seneng’a ada lnjtn’a jg nih ff,..

    jangan lama2 ya TBC’a, udh penasaran nih pengen tau ending’a

  6. RANA…………… MVP…………..
    aq penuhi janjiQ bwt komen……..
    cepetan updatex…… aq masih penasaran nih……

  7. di tunggu next chapternya..
    fighting auhtor…

  8. pilih key aja
    d tunggu next ch cpt d post y

  9. Annyeong, aku reader bru dsini..
    Part slanjutnya mana thor ??? Udah gak d lanjutin lgi ya?? O,o lanjutin lgi ya?? O,o

  10. woahhh..jadi udah ada part 7 nya ? ak pengen jadi ma Key ajah..kasian key nya..lanjut thor..jgn lama2 ^^ ak setia buka wp ini.

  11. keren euy crita.a..
    Walo bru bc alias tlat.
    Hehe.
    Tp salut ma author.a..
    n.nb
    lanjutkan..
    (n.n)/

  12. Aduh bingung banget pasti,

  13. Annyeong Haseo..reader baru…ffnya daebak!!..Sama Key Ajaaaa….ditunggu ya part 8*ikutan Galau

  14. annyeong haseo salmah imnida,onnie kpn nih ff rom. di lanjutin,gomawo.

  15. Annyeong oenni.. Ff nya seru nih !! >o< kira2 aku mau pilih siapa yah? Key apa jjong? Ah aku mah jinki aja ! #plak
    Oenni lanjutanya mana nih?!

  16. cepetan lanjutannya dong unn ! >< aku geregetan bacanya. DAEBAK!!

  17. chingu masih lama ya fanfic terusannya? bener bener pengen baca nih udah nggak sabaran >< /plak
    anyway, terus berkarya ya. ditunggu fanfic fanfic hawt dan rawk dan kuwl lainnya ^.~

  18. Kyaa~
    Key nya gmana??!!
    Seu kyung ap wdah the end??
    Haera gmna??
    Hua…
    #Stres sndiri#

    Lanjut~

  19. annyeong new reder nih ! udah baca dr part 1 sampe 7 … ya tapi komennya disini aja ya ! ceritanya mengenaskan bgt ! kapan nih lanjutannya ?

  20. Min lanjutin dong ff nyaa seruu deh (y)

  21. uwaaaaaa! kalau aku sih mending milih key –‘
    cari lanjutannya lagi ah, semoga udah ada XDD

  22. eonnie.. Kok lnjutan.x blom diupload????
    Udaahh geregetan nihh.. Eon, ma lnjutan.x!!

    Ngarep __ bsa breng ma Key aja..!!
    Cepetan yahh.. eon!!
    Abiz ff.x menarik bgt bwat dbaca..
    Daahh.. G sabar

    #mianbnyakmau.x

  23. eonnie.. Kok lnjutan.x blom diupload????
    Udaahh geregetan nihh.. Eon, ma lnjutan.x!!

    Ngarep __ bsa breng ma Key aja..!!
    Cepetan yahh.. eon!!
    Abiz ff.x menarik bgt bwat dbaca..
    Daahh.. G sabar

    #ditipuk krn bnyak mau.x

  24. Annyong ! aku new disini. Terus nasib ceritanya seru. Sedih ngelihat key😦 . Kapan part 8-nya muncul? Penasaran nie ?
    minho oppa nasibnya gimana ?

  25. Annyeong Onnie……
    Dah lma nih gk ngobrol…
    ngomong2 kpn FF romantic d lanjutin??????
    Dri dlu dah d tunggu…:(

    Onnie lgi sibuk???

  26. Author please lanjutin ff nyaaa penasaran banget sama endingnya. aku udah baca dari part 1 sampe 7 gregetan sendiri. Galau yah mau sama Key atau Jonghyun. tapi kasian sama Key nyaaa T_T udah sama Key aja hehe

  27. waaahh…..bagus bngt deh,,,part selanjutnya mana????penasaran bngt

  28. author part selanjudnya mana?? jadi penasaran inie qw, moga yeoja itu milih key bukan jonghyun!! #ngarepp:;;

    DienhaElfishiAngel
  29. author,,
    lanjutkan ff nya ya…
    plisss plisss
    yayaya,nanggung sangat ceritanya..
    dimohon dengan sangat ya…
    makasih..

  30. Wuaahhhh…
    Pengen bc lanjutannya,, tpi kok kagak nemu yaa??

    Apa uda gk ada lnjutan??

  31. Ammma Key AJaaaa😀
    Tamabh seruuuuuu Lanjuet nya cepet yuh thorrr :d

  32. aigoo mana ini lanjutannya chingu?
    penasaran dia sama key atau jonghyun.
    I hope she will be with KEY😀

  33. thoooorr gue sukaaaa !! , lanjutin thoorr!! wajiibb !! gue sih bersarap sm key thor ngiahahaha.
    di tnggu thor, secepat kilat ya wkwkwkwk

  34. Galau banget bacanya. . .
    pinginnya sih Happy Ending ama Key.
    tp bagus jga thor kalo endingnya Ngegantung… biar yg baca bs imagine sndri #plok

  35. Ake lebih suka si ___ ama key.. Kalo ama Jonghyun, kesannya si cewe ini terlalu mengharapkan jonghyun /my opini/
    Kasian key nya.. Jarang2 ada cowo macam dia /apa ini/
    Next chap asap🙂

  36. Yang Part 8nya mana Chingu ?

    Firly ElfishyFanytastic
  37. sedih dan bener bener galau huhu T.T ayo lanjutkan

  38. ff lo slah satu yang gua seningin,tapi knapa lo gx kasian ma gue hah
    jamuran ni nunggunya
    kapan munculnya lagi

  39. bagus thor ff ini..^^

  40. Part 8 ny mana ?

  41. Yang part 8 koq gk keluar2 thor?? Lama nihh

    #Penasaran

  42. Thor. Part8?????? Huasaa gak sabar

  43. Ya ampun, kisahnya galaaauuu. Part 8 udah keluar belum. Aku penasaran

  44. thor,part 8 belum keluarkah?:/

  45. jgn lama2 lanjutanya.lbh baik dg key…

  46. Thor,,, lnjutan_a ad kan ?? tp knp ak gag dpat ?? hadeuuh pnsaran bgt nih thor ,,,

    brp part lg sih ?

  47. Kapan lanjutanya di post?

  48. thor,di lanjutin dong ff nya,penasaran bgt tau….update yaa update yaaa

  49. Thor,, lanjutin yah..seru banget critanya

  50. Ma Key aja deh… “hajar” aja Jonghyun.

  51. Thor lanjutin dong.. Kepo nih.. ._.

  52. Ayoo dong lanjutin ff nya sk banget sm nih ff

  53. Pingin nya sih sm key :3
    Eh thor part 8 nya mana??

  54. author part 8nya gak dilanjutin lagi ? Aku reader baru disini, salam kenal yah🙂

  55. kapan di lanjut nih FF nya?
    gue udah nunggu lama bgt next chapter nya, ada 2 tahun wkwkwk😀

  56. Thor aku reader baru
    Kpn part 8 ad thor?
    Oh ya slm knl yah🙂

  57. thor part 8 nya udah di post nggak.. tlg cepat yah thor di post nya udah nggak sabar nih pengen baca

  58. SUDAH 3 TAHUN thor :” jangan buat kami kecewa lama banget😦 kasian yang nunggu chapter lanjutannya !!!!😦

  59. Thor kelanjutan part 8 nya mana ya? Udah 3 tahun nih gaada. Syng bngt padahal ffnya bgs tp mlh berhenti gni ya… Lanjut ya thor…

  60. thorr,,next chap please..

  61. Daebak thor ff nya 😂 Figthingg thor buat part 8 nya ‘-‘)9 klo aku pasti akan milih key :’3 walaupun ff banyak typo yg bertebaran tapi masi dimengerti kok thor ‘-‘a ngomong2 jangan kelamaan yaa thor buat part 8 nya

  62. cinguuuu kapan update>___< penasaran kelanjutan si cwenya bakalan sm key atau jonghyuun

  63. Sedih campur sebel ma jonghyun,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: