[FF] Precious Thing *Part 20 of 22*   11 comments


Cast =

  • Onew SHINee
  • Kim Minji (Karakter fiksi)
  • Other SHINee member

Chapter 20

.

“Ini semua cuma perasaanmu saja! Ga ada, aku tidak punya perasaan apa-apa!” Jinki menatapku tajam, entah sekian kalinya ia memohon padaku. Aku tak bisa jujur, biarlah ku pendam saja rasa cinta ini. Walau toh aku ga bisa merahasiakannya lama-lama, pasti cepat atau lambat semuanya akan terbuka.

“Jangan bohong Minji, aku tau semuanya! Cukup! Jangan sakiti dirimu lagi!”

“Kau sendiri yang bilang harus jujur pada diri sendiri!” tuntut Jinki.

“Jangan memendamnya sendiri, aku ada di sini sekarang. Katakan saja padaku!” sahutnya lagi.

“Jinki, maafkan aku!” aku mulai terisak-isak lagi.

“Aku ga pernah mencintaimu Jinki! Kembalilah pada Luna! Jangan libatkan aku!” aku langsung berlari. Rasanya sakit, begitu banyak aku membohonginya. Masih adakah tempat untukku? Dalam hati kecilku, aku sangat ingin memilikinya. Aku sangat ingin berkata bahwa aku juga mencintainya. Dari awal.

“Aku ga akan membiarkanmu pergi lagi, Minji !” tiba-tiba saja Jinki memelukku dari belakang. Pelukannya begitu erat dan hangat.

“Jinki? Yaa!! Lepasin aku!” pintaku lemah, air mata ini mengaburkan penglihatanku. Jinki menggeleng.

“Aku mencintaimu, kamu tau? Rasanya sakit! Kamu pikir aku akan melepaskanmu karena telah membuatku merasakan segini perih?” bisiknya lembut.

“Aku mencintaimu…Kim Minji! I always do nd I always will…!”

“Jinki cukup! Aku bukan orang yang bisa hidup bersamamu! Aku bukan orang yang akan kau nikahi, jadi lepasin aku!” dia malah mempererat pelukannya.

“Kenapa tidak? Aku juga ingin sekali hidup bersamamu, ingin menikahimu!” aku berontak melepas pelukannya.

“Aku serius Minji!” pinta Jinki kesekian kalinya, aku ingin sekali mengatakannya. Betapa aku tersiksa tanpanya, betapa aku menginginkannya, betapa aku ingin selalu bersamanya.

“Itu bukan aku, Jinki! Aku bahkan ga mencintaimu sama sekali!” Jinki menarik tanganku

“Lihat ini? Gelang ini? Kau bilang tidak mencintaiku, tapi kenapa kau memakainya?” apa? Gelang?

“A…aku…”

“Aku kesini untuk memastikan perasaanmu tak berubah padaku, aku akan menyerah jika itu memang terjadi. Tapi kau masih memakainya, kau mencintaiku kan Minji?” aku membisu.

“Tidak perlu dijawab, jawabannya sudah pasti dari wajahmu! Aku mencintaimu, Minji!” dia memelukku dan mencium lembut rambutku.

“Meskipun itu benar, tak ada yang bisa kulakukan Jinki. Aku…meskipun aku mencintaimu dengan segenap hatiku, aku tak mungkin menyakiti Luna. Jadi…kembalilah padanya! Jangan pedulikan aku lagi!”

“Ga! Aku ga ingin membuatmu tersiksa!”

“Kau akan membuatku semakin tersiksa seperti ini Jinki! Kumohon padamu, tinggalkan aku! Tinggalkan aku!”

“Kalau kau mencintaiku, buktikan padaku! Menikahlah dengan Luna!” tantangku saat kulihat ia diam membisu. Lama dia menatapku, mata gelapnya yang indah memancarkan ketidak berdayaan, ia tersiksa. Aku tak sanggup melihatnya seperti itu.

”Ga, itu ga mungkin…” tolaknya, aku menggeleng.

”Pergilah! Pergilah pada Luna!” tukasku kemudian, lalu berbalik dan meninggalkannya seorang diri. Inilah yang kuputuskan, aku harus bisa! Walau apapun yang akan terjadi, ini sudah keputusanku!

Aku tersiksa, memang itulah yang kurasakan. Rasa sakitnya melebihi dari segala-galanya yang pernah kurasakan. Aku lebih memilih sakit ditusuk oleh ribuan pedang daripada yang kurasakan sekarang, itu ibaratkan berenang di air yang sejuk dan dingin. Aku lebih memilih mati sekarang, daripada menanggung perasaan sakit yang kian hari makin menggerogoti. Menangis  pun percuma, meski sampai aku menangis darah rasa sakit ini takkan hilang begitu saja.

Akankah aku berusaha begitu keras memerangi perasaanku sendiri? Ataukah aku harus mengatakan hal sejujurnya dan membiarkan semua dinding yang telah susah payah ku bangun hancur seketika? Membiarkan Luna, orang yang paling ga ingin kusakiti menjadi terluka? Apakah harus seperti itu, Jinki? Aku telah meninggalkannya dengan kejam. Masih adakah kesempatanku lagi? Itu hal yang mustahil kan? Satu-satunya jalan keluar, ialah dengan membunuh perasaan cinta itu. Membiarkannya berlalu dan melupakan segalanya. Seperti aku sanggup saja? Bahkan pembunuh keji sekalipun, akankah ia membunuh perasaan cinta yang demikian kuat mengakar di hatinya? Karena rasa itu semakin kita berusaha membuangnya, semakin kuat mengakar dan bercabang-cabang.

Seakan memutar ulang kejadian lalu, pikiranku mengawang. Saat pertama bertemu dengan Jinki, kupikir dia Onew. Ternyata bukan, saat aku kehilangan tas dan harus mengejarnya lalu membayar semua makanannya. Saat dia mengajariku matematika, menghancurkan hapeku dan membawaku ke rumahnya. Saat dia mencariku, bernyanyi untukku, menciumku dan menyatakan perasaanya padaku. Suaranya yang merdu mengalun lembut dan malu-malu saat ku dengar ia bernyanyi pertama kali. Wajahnya yang sempurna tanpa cela, saat ia marah, murka, sedih, cemburu, tertawa dan bahkan tersiksa. Perasaannya begitu polos, walau sikapnya kasar dan sangat menyebalkan. Karena dia, aku bisa tertawa. Karena dia aku tersenyum, dan menangis. Aku marah, aku benci, sedih, kesal, hanya saat bersamanya. Aku menyadarinya, dan kini aku begitu membenci diriku sendiri. Aku menguatkan diriku untuk mengambil handphoneku.

”Hello?” jawab seseorang. Aku tertegun, beranikah aku? Sanggupkah aku? Aku menarik napas panjang. Ini adalah sebuah pertaruhan untukku, juga hatiku.

”Aku mau menjadi pendamping mempelai wanita, Luna!” jawabku.

”Apa? Hore!! Minji kau memang sepupu terbaik sepanjang masa!!” sorak Luna.

TBC~

.


Btw, besok gue post lanjutannya..

hayoo siapa yang mau ff romantic di lanjutin, komen yaa ^^

gomawo..!!

Posted 2 Mei 2011 by MVP in Fan Fiction

Tagged with , , , , , , , ,

11 responses to “[FF] Precious Thing *Part 20 of 22*

Subscribe to comments with RSS.

  1. Duh,penasaran banget dengan lanjutannya.. Yang Romantic kapan di post??

  2. d tunggu lanjutannya author
    cerita ya terlalu menguras air mata😦

  3. uwaa.
    lanjut chingu,

    ff romantic jg boleh di lanjutin chingu.
    tapi ga usah terlalu ke NCnya.
    lbi baik jln critanya di buat bagus,
    hehe.
    th cuma saran chingu.

    jgn lupa di post lanjutan PT yah chingu.
    kan tinggal 2 part lg th,
    lgsg smua aja.
    hehe.
    sori bnyk permintaan chingu.

    hwaiting.

  4. penasaran banget!
    kapan yg ROMANTIC di lanjutin?????

  5. duh kapan2 bkin ff_nya yg ada taemin(mksud jdi peran utama gitu)>,<

  6. Gara2 Luna…! grrrr ! “⊙.⊙ ″cethak′ (jitak Luna) eh ? (dipelototin author)
    Mian eonnie… (lanjut ya..)

  7. aigoo~ air mataq meleleh… TT_TT”
    just 1 word . . . Hwaithing !!! hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: