[FF] My Lovely Boyfriend/NC 17/S/4-4 (END)   6 comments


Genre = Angst, OOC, Romance, School Life

Length = Series Fic

Rating = NC 17

Cast =

  • Shim Changri (Imaginary)
  • Kim Kibum
  • Kwon Yuri (SNSD)
  • Other Cast

WARNING: No Children Under 17.

~Chapter 4~

“Hosh..hosh,,” aku mengatur nafasku. Yuri menelungkupkan kepalanya di meja.

“Kalian kenapa?” tanya kibum. Ia menatap kami berdua yang masih ngos-ngosan.

“Aku. Hah. aku..” aku masih mengatur nafasku.

“Tenanglah.” kata kibum.

“Lihat saja sendiri” yuri menyerahkan handycam nya pada kibum. Seketika ekspresi kibum berubah.

“Kita harus laporkan ini pada guru. Aku akan menunjukannya pada walikelas.”

“Jangan” yuri melarang. Aku tau dia takut Heechul oppa juga akan kena masalah.

“Sebaiknya jangan.” kataku membujuk kibum. Sambil memberi tatapan tolong-pergi.

“Yuri tenang ya” aku mengelus rambut panjang yuri. Ia tersenyum lembut. Aku merasa dia tidak terpengaruh dengan kejadian tadi.

@@@

Keesokan harinya Yuri sudah ceria seperti biasa. Aku mengajaknya ke kebun belakang sekolah untuk makan bekal kami. Namun alangkah terkejutnya kami saat melihat pemandangan tak pantas itu. Heechul sedang melakukan ‘itu’ dengan gadis yang kemarin membentakku. Di sekelilingnya banyak botol minuman keras dan beberapa puntung rokok. Yochun dkk juga ada di sana. Aku merekam semua kejadian itu dengan ponselku dan dengan cepat menarik yuri yang terdiam di sampingku.

“Aku ingin kau melihat ini” aku menyodorkan rekaman video itu pada kibum.

“Aku ingin melaporkannya pada Lee songsangnim” kataku lagi.

“Aku saja. Kau urus yuri.” aku sempat lupa dengan yuri. Ku lirik ke arahnya. Wajahnya pucat. tatapannya kosong.

“Yuri kau tidak apa-apa?” aku memeluknya.

“…” hening dia masih kaget. Wajar. Ia shock melihat kekasihnya bercinta dengan gadis lain di depan matanya sendiri.

@@@

Aku tidak tau apa kibum sudah melaporkan hal itu pada guru atau belum. Aku cemas memikirkan yuri. Sahabatku masih saja belum kembali normal. Dia bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa. Namun aku tau dia menyembunyikan sesuatu.

Aku mengajak kibum menjenguk yuri pada hari minggu. Aku sempat cemburu saat kibum memeluk yuri untuk menenangkannya. Yuri meyakinkan kami bahwa dia sudah bisa terima kenyataan heechul menyakitinya. Dia bertekad akan memutus hubungannya dengan heechul. Aku senang saat kibum bilang, yochun dkk akan di keluarkan dari sekolah. Setelah merasa yuri sudah baikan, kami pun pulang. Kami berjalan kaki melewati bazar yang menjual berbagai macam aksesoris. kami memutuskan untuk pulang setelah puas melihat-lihat.

-di dalam bis-

“Tidurlah. Kau capek kan?” kibum menepuk bahuku. Aku merasa wajahku memerah. Aku tersenyum malu lalu memejamkan mataku. Dalam hati aku bahagia mengenal orang seperti dia. Sosok cowok pelindung yang sabar. Kurasakan ia mengelus pelan rambutku. Nyaman.

-40 menit kemudian-

“Changri sudah sampai.” kibum membangunkanku. Astaga. Ternyata aku tertidur di bahunya.

“Iya. Aku duluan ya.” kibum tersenyum manis. Dia melambaikan tangannya padaku.

“Hati-hati” ucapku padanya. Senang, malu, bahagia. Baru kali ini kurasakan saat pergi dengan cowo. Aku mencubit pipiku. sakit. Bukan mimpi. Apa aku mulai suka padanya? Aku tertawa bahagia sampai di kamarku.

@@@

Bosan. Aku bergelung di bawah selimut di depan tv. Baru kali ini malam tahun baru tidak ada yang mengajakku pergi. Pikiranku melayang seandainya Kibum mengajakku kencan. >///<

i want nobody, nobody but you.

Ringtone hape yang menandakan ada pesan masuk membuyarkan lamunanku. Aku segera membacanya.

<aku ingin makan ddukboki. kau bisa temani aku?

– kibum>

Aku terduduk di sofa. tersenyum sendiri. Membaca kalimat pendek itu berulang-ulang entah kenapa membuatku bahagia. Tunggu, apa ini ajakan kencan?

<iya aku bisa. Jam berapa?

– changrin> balasku cepat. Hatiku berdebar-debar menunggu balasannya.

<jam 8. Bisa?

– kibum> Masih 3 jam lagi. Aku bisa siap-siap.

<bisa. Ketemu dimana?

– changrin>

<aku menjemputmu. Tunggu ya ^^

– kibum>

Ugyaaaa.. Kencan. Aku meloncat-loncat senang. Aku pun segera bersiap-siap.

I want nobody, nobody but you.

Dengan cepat aku membaca pesan yang baru masuk.

<aku di depan apartemenmu

– kibum>

Aku mematut diriku sekali lagi. Dress biru muda. Jepit rambut warna senada. Mantel putih gading dan syal biru tua. Boots beludru hitam. Serasi. Aku segera membuka pintuku. Kulihat kibum tersenyum manis.

Mantel hitam dan syal putih terlingkar di lehernya. Perfect. Ditambah dia baru saja mencukur rambutnya. Dia kelihatan sangat tampan malam ini. dia tersenyum melihatku. Well, kurasa dia suka dandananku malam ini *kepedean*

“Ayo” ajaknya.

“Naik sepeda?” kibum mengangguk mantap.

“Tapi kan jauh..” aku mencemaskan keadaannya.

“Tidak apa-apa. Aku kuat kok” dia kembali menyunggingkan senyum favoritku.

“Ayo” ajaknya lagi. Dia sudah menaiki sepedanya. Dengan canggung aku duduk di boncengan dengan posisi miring. Aku tidak berani berpegangan padanya. Malu. Jantungku serasa mau copot saat dia menarik tanganku dan melingkarkannya di pinggangnya. Gyaaaa.. Wajahku panas. Dia benar-benar berbeda dengan cowok yang sering mengajakku kencan. Sepanjang jalan aku terus menyanyikan lagu I want nobody but you-kara dalam hati.

@@@

“Kau tidak pakai sarung tangan?” tanyanya saat kami sudah keluar dari kedai.

“Tidak. Aku sudah hangat.” ujarku. Walaupun sebenarnya senyumannya itu yang membuatku hangat. dia mengangguk pelan.

Aku berjalan di sampingnya. Dengan jarak segini, dapat kucium parfumnya. Baunya enak.

“Yaah.”

“Kenapa?” tanyaku

“Bannya kempis.”

“Kau tidak keberatan pulang jalan kaki?”

“Tidak.” aku menggeleng cepat.

‘Asalkan bersamamu.’

Benar kata yuri. Aku kena karma. Aku suka cowo ini.

Di perjalanan kami mengobrol panjang lebar. Tentang dirinya. Tentang sekolah. Tentang kenapa aku bisa menemukannya terkapar di jalanan dulu.

Dia mengajakku istirahat sebentar di sebuah bangku taman yang di terangi lampu di atasnya.

“Dingin ya.” aku merapatkan mantelku. Dia melepas  satu sarung tangannya dan memakaikannya padaku.

“Terima kasih” dia tersenyum.

“Aku menikmati malam ini. Kau?”

“Tentu saja. Kalau tidak aku adalah orang paling bodoh di dunia ini” tak terasa aku keceplosan. Aku segera tertunduk malu. Situasi menjadi canggung.

“Changri-ah. Aku suka kamu.” Kibum bersuara lembut.

“…”

“Maukah kamu jadi pacarku?” dadaku bergemuruh saat mendengarnya. Kibum menyunggingkan senyum mautnya. Tubuhku seketika beku. Tapi hatiku hangat.

“Iya.” aku mengangguk senang. *Norak.*

“Aku mau jadi pacarmu.” Kibum tersenyum lebar. Tangannya menyentuh pipiku.

“Terima kasih sudah menerimaku” ujarnya. Tangannya mengangkat pelan daguku. Refleks aku menutup mata. Hembusan nafasnya yang hangat terasa di wajahku. Bibirnya mendarat lembut di bibirku. Kami berciuman.

DAR!! DAR!! DAR!!

Langit bercahaya terang warna-warni. Mengagetkan kami berdua. Tentu saja malam ini malam tahun baru. Kembang api bertebaran. Dia tertawa sambil memainkan rambutku. Well, aku akui Kibum lah yang telah menghapus riak kecil di hidupku.

“Selamat tahun baru Changri. I love you” bisiknya lembut. Dan dia kembali menciumku. ciuman hangat ditemani indahnya kembang api di langit.

“Love u too my lovely boyfriend”

 .::END::.


Posted 23 April 2011 by MVP in Fan Fiction

Tagged with , , , , ,

6 responses to “[FF] My Lovely Boyfriend/NC 17/S/4-4 (END)

Subscribe to comments with RSS.

  1. Hi, I think your post is very interesting. How can I reach you for more discussing?

  2. waaa..jujur aq suka banget pas adegan kencan mereka..
    envy deh ama changri bisa ciuman sama kibum oppa.. #plakk
    btw chingu, aq mau koreksi dikit, tu lagu yang i want nobody bukannya lagu kara tapi wonder girl..
    hehe..

  3. happy ending….btw koq g da kelanjutan kasusnya heechul n yuri….xixixii

  4. Bagus sih eonni. Geundae, tiap chapternya terlalu pendek.
    Fighting for the other FF ne ?

  5. gak nyesel aq mampir di blog ini. endingnya bagus. So Sweet….. pakek bingits….. kapankah aq punya boyfriend kayak kibum oppa *plakk… hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: